Rekomendasi Kadar Gula Darah dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan pedoman untuk kadar gula darah atau glukosa optimal untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan mengurangi risiko diabetes dan komplikasinya. Tingkat tes glukosa darah puasa:
- Rendah (kurang dari 70 mg/dL atau 3,9 mmol/L): Anda akan mengalami pusing, berkeringat, palpitasi, penglihatan kabur dan gejala lain yang harus dipantau.
- Normal (antara 70-100 mg/dL atau 3,9-5,6 mmol/L): konsentrasi glukosa darah puasa normal menunjukkan Anda berada dalam kontrol gula darah yang sehat.
- Pradiabetes (antara 100-125 mg/dL atau 5,6-7,0 mmol/L): konsentrasi glukosa darah puasa meningkat menunjukkan Anda berisiko lebih tinggi terkena diabetes.
- Diabetes (lebih tinggi dari 126 mg/dL atau 7,0 mmol/L dalam dua tes terpisah): Anda menderita diabetes.
Sumber: Mean fasting blood glucose
Rekomendasi Kadar Gula Darah Dari Pusat Pengendalian Dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC)
Gunakan glukometer atau continuous glucose monitor (CGM) untuk memeriksa kadar gula darah Anda. Glukometer mengukur jumlah gula dalam sampel darah kecil, biasanya diambil dari ujung jari Anda. Continuous glucose monitor menggunakan sensor yang dimasukkan di bawah kulit untuk mengukur gula darah Anda setiap beberapa menit. Jika Anda menggun 1 akan continuous glucose monitor, Anda tetap perlu memeriksa setiap hari dengan glukometer. Ini akan membantu memastikan pembacaan CGM Anda akurat.
Tes Acak: tes ini mengukur kadar gula darah Anda pada setiap titik waktu. Hasil gula darah normal harus:
- Sebelum makan: 80 hingga 130 mg/dL.
- Dua jam setelah mulai makan: kurang dari 180 mg/dL.
Sumber: Manage Blood Sugar
Kekuatan Olahraga dalam Mengelola Pradiabetes
Aktivitas fisik teratur adalah landasan untuk menjaga kadar gula darah yang sehat. Saat Anda berolahraga, otot Anda menggunakan glukosa sebagai energi, membantu menurunkan kadar gula darah. Ini dapat secara signifikan mengurangi risiko Anda terkena diabetes.
- Latihan Aerobik: seperti berjalan cepat, jogging, berenang, bersepeda, dan menari, meningkatkan detak jantung dan pernapasan Anda, menuntut tubuh Anda untuk menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi. Kegiatan ini meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan stamina, membakar kalori, dan membantu mengatur kadar gula darah. Targetkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, didistribusikan di sebagian besar hari.
- Latihan Massa Otot: adalah alat yang ampuh dalam mengelola pradiabetes. Ini melibatkan peningkatan beban secara bertahap pada otot Anda, memaksa mereka untuk beradaptasi dan tumbuh lebih kuat, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengarah pada kontrol gula darah yang lebih baik. Gabungkan aktivitas seperti angkat beban, latihan dengan band resistance, atau latihan beban tubuh seperti push-up dan squat ke dalam rutinitas Anda. Targetkan setidaknya dua sesi latihan kekuatan per minggu, menargetkan semua kelompok otot utama.
- Dengarkan Tubuh Anda, Konsultasikan dengan Dokter Anda: jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum memulai program olahraga baru dan memperhatikan sinyal tubuh Anda untuk beristirahat saat diperlukan.